Skenario terburuk perang, Airlangga ungkap defisit APBN bisa tembus 4 persen

Skenario terburuk perang, Airlangga ungkap defisit APBN bisa tembus 4 persen

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memaparkan skenario terburuk dampak perang di kawasan Iran dan kawasan Teluk terhadap keuangan negara. Airlangga menyoroti khususnya defisit APBN yang dapat menyentuh angka 4,06 persen terhadap PDB.

Skenario terburuk perang, Airlangga ungkap defisit APBN bisa tembus 4 persen

Dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026), Airlangga memaparkan tiga skenario jika perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat berlarut hingga enam bulan bahkan 10 bulan.

"Skenario terburuk, yang pesimis itu, dengan harga (minyak mentah dunia) 115 dolar AS per barel, kurs rupiah kita Rp 17.500 per dolar AS, pertumbuhan 5,2 persen, (imbal hasil) surat berharga negara (SBN) 7,2 persen, defisitnya 4,06 persen," kata Airlangga kepada Presiden Prabowo saat Sidang Kabinet Paripurna.

Dalam kesempatan yang sama, Airlangga juga melaporkan dua skenario lainnya yang relatif lebih moderat, tetapi defisit APBN juga diasumsikan melampaui angka 3 persen. Asumsinya, harga minyak mentah dunia mencapai 90 dolar AS per barel jika perang berlarut hingga lima bulan, kemudian 97 dolar AS per barel jika perang berlarut hingga enam bulan, dan 115 dolar AS per barel jika perang berlarut hingga 10 bulan.

Baca selengkapnya...

Lebih baru Lebih lama