Operasi bendera palsu terbongkar, AS tembakkan rudal ke Bahrain dan lukai 32 warga sipil

Operasi bendera palsu terbongkar, AS tembakkan rudal ke Bahrain dan lukai 32 warga sipil

Serangan bendera palsu atau false flag terungkap di Bahrain. Kantor berita Reuters mengabarkan, serangan yang melukai 32 warga sipil pada 9 Maret 2026 lalu di Mahazza, Pulau Sitra, dekat lepas pantai ibu kota Manama disebabkan oleh tembakan rudal Patriot dari pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di negara itu.

Bahrain sempat menuduh Iran sebagai pihak yang menembakkan drone dan rudal-rudalnya dalam perang balasan terhadap AS dan Zionis Israel. “Rudal Patriot yang terlibat dalam ledakan di Bahrain dioperasikan oleh Amerika Serikat,” begitu tulis Reuters, Ahad (22/3/2026).

Operasi bendera palsu terbongkar, AS tembakkan rudal ke Bahrain dan lukai 32 warga sipil

Tim peneliti dari Middleburry Institute of International Studies dalam kesimpulannya meyakini, rudal Patriot yang ditembakkan itu berasal dari baterai pertahanan AS yang berjarak sekitar 4 mil, sebelah barat daya lokasi mendaratnya rudal Patriot tersebut. “Sebuah baterai pertahanan udara Patriot yang dioperasikan Amerika Serakat menembakkan rudal pencegat yang terlibat dalam ledakan sebelum subuh yang melukai puluhan warga sipil, termasuk anak-anak, dan orang tua dan menghancurkan rumah-rumah warga di Bahrain,” tulis Reuters.

Lanjutkan membaca...



Lebih baru Lebih lama